kemudian semuanya mengeluh,
ketidakadilan mereka kuak
dengan tetap jentikkan kelingking kepadaku
selama yang bisa kau ingat
kapan dengar keluhku
selama yang kau bisa lihat
kapan ku membencimu
demi sebuah jawaban yang terancam kemunafikan
aku memang munafik
demi kemesraan yang semukan pahit hidup
aku tetap butuhkanmu
mengeluhlah dengan sempurna
retakkan langit putih tak berdosa
teriaklah sepuasmu semaumu
runtuhkan arca lingga-nya siwa
hanya satu pesan untukmu, sayang
’jangan di telingaku!’
Selasa, 29 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
batas indah
bisa saja engkau lupa bahkan raja pandirpun kadang bijaksana pelawak kondang juga boleh berduka sebentuk cinta mewujud dalam seribu cinta...
-
Serrr... bunyi gesekan rimbun daun pohon bambu sesekali diselingi bunyi derit batangnya yang bergesek. Tupai-tupai kecil meloncat lincah, s...
-
sepertinya jika bisa menawar kodrat karang tua juga ingin jauh dari serbuan ombak atau, ombakpun ingin berhenti menerjang karang tua tapi...
-
jika yang tertunggak hanya janji mungkin iblis akan mencium damai surgawi mungkin lalat bisa disukai sang dewi tapi ini lebih agung dari ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar