Senin, 27 Juni 2011

#aku kalah

di balik batas ada batas
mataku terbentur langit
hatiku terbentur emosi

terluka oleh vonis
aku menjeritkan keadilan
terasingkan darinya
terjarakkan dari damai

mencukupkan pada yang ada
kopi, rokok, dan ruang kosong
tuntunku mengerti
bahwa dunia milik penguasa

galau yang ada biarkan ada
marah yang memuncak biarkan lelah
sedih yang lengkap biarkan habis
di titik ini, akan ada batas lagi

hingga saat itu datang
diri yang lebih arif
diri yang bisa lebih diam
diri yang tak gemar menantang

ingin berhenti memikirkan diri
berhenti merasa sudra
berhenti sebagai api
berhenti mengidamkan damai

batas indah

bisa saja engkau lupa bahkan raja pandirpun kadang bijaksana pelawak kondang juga boleh berduka sebentuk cinta mewujud dalam seribu cinta...