Selasa, 02 Maret 2010

pepesan (tak kosong)


sejak saat itu,
tak ada yang ingin kuraih
arak jadi teman
tertawa semurah harga uyah

hingga saat itu,
tak tahu yang ingin kuraih

sesal sesali keterlanjuran
laki-laki pantang menangis
apalagi menelan ludah

hingga saat ini
yang teraih tak bisa lagi diraih

ampun mengampuninya sendiri
dosa tetap tak terkikis
ratapi kemalangan lelaki

Tidak ada komentar:

batas indah

bisa saja engkau lupa bahkan raja pandirpun kadang bijaksana pelawak kondang juga boleh berduka sebentuk cinta mewujud dalam seribu cinta...